Tahapan Pekerjaan Pembangunan Rumah

Gambar rencana bangunan sebaiknya dibuat se-profesional mungkin. Ini supaya tidak salah kaprah saat konstruksi berlagsung

SKU: 123456 Categories: , ,
  1. General Details

    Saat ingin mendirikan rumah sendiri, pastinya mesti menyiapkan anggaran dana. Dengan mengkalkulasi perhitungan dana dengan cermat, maka tak perlu takut proses pembangunan berhenti di tengah jalan. Di samping itu, banyaknya anggaran juga dipengaruhi dari tipe dan model rumah yang dibangun. Misalnya saja anggaran membangun rumah minimalis tak akan sama dengan rumah bergaya neogotik.

     Maka itu ada beberapa persiapan yang mesti dicermati sebelum membangun rumah. Persiapan itu antara lain:

    1. Tetapkan budget

    Kalkulasikan dengan cermat berapa biaya yang sanggup dikeluarkan. Tentunya besaran biaya ini juga memperhitungkan penggunaan jasa kontraktor atau borongan.

    2. Spesifikasi rumah

    Tentukan sejak awal rumah model apa yang hendak dibangun. Model rumah ini akan mempengaruhi penggunaan material dan spesifikasinya.

    3. Susun gambar rencana bangunan

    Gambar rencana bangunan bukan sekadar coret-coretan di atas kertas. Gambar bangunan sudah harus mewakili yang hendak dibangun. Maka itu minta bantuan arsitek untuk mewujudkan rumah impian.

    4. Urusan IMB

    Izin Mendirikan Bangunan (IMB) mutlak harus dikantongi agar di kemudian hari bangunan tak disegel saat proses pembangunan.

    5. Pilih kontraktor

    Carilah kontraktor yang kompeten sekaligus tarifnya tak terlalu tinggi.

     

  2. Rancangan Anggaran

    Sebenarnya dari kelima persiapan itu, yang paling menyita tenaga adalah menyusun anggaran pembuatan rumah. Apalagi harga material belakangan ini kenaikannya sulit diduga. Tak heran kalau dalam penyusunan rencana anggaran biaya (RAB) bisa berubah gara-gara perubahan harga material.

     

    Tapi biasanya orang menghitungnya secara kasar kebutuhan bangunan berdasarkan luas tanah. Misalnya saja harga membangun rumah per meter persegi sekitar Rp 3 juta. tinggal kalikan saja dengan luas tanah, katakanlah 200 meter persegi, maka total dana yang disiapkan Rp 600 juta.

     

    Meski begitu usahakan perhitungannya dibuat seakurat mungkin agar bisa diketahui besaran real dari biaya yang dibutuhkan. Perhitungan bisa disusun sendiri dengan mengetahui item-item pekerjaan pembangunan.

  3. Pekerjaan Awal

    Tahapnya adalah pengukuran untuk menentukan posisi bangunan dan batas-batasnya. Lalu juga bowplank yang berguna menentukan titik-titik dari bangunan dengan mendirikan pagar menggunakan papan.

     Selain itu juga mencakup penggalian yang berhubungan dengan pekerjaan pondasi dengan menghitung lebar dan dalamnya. Pekerjaan ini dikalkulasi berapa panjang pondasi yang dibuat untuk menentukan jumlah tenaga kerja dan banyaknya material.

     Kemudian mengurug lagi pondasi dan lantai bangunan yang biasanya satuan perhitungannya per meter persegi.

     

  4. Pekerjaan pondasi

    Item pekerjaannya mencakup pemasangan pondasi dengan batu kali untuk bangunan rumah yang dihitung dari semua panjang pondasi dikalikan tinggi pondasi dengan satuan meter persegi.

     Selain itu di sini juga termasuk pekerjaan pembuatan lantai kerja yang berupa urugan pasir dengan ketebalan kurang lebih 10 meter persegi.

  5. Pekerjaan stuktur

    Item ini meliputi pengerjaan sloof (balok beton bertulang mendatar yang dibuat diatas pondasi) yang perhitungannya adalah panjang total sloof x lebar x tinggi = satuan m3.

    Kemudian pembuatan kolom yang merupakan tiang tegak lurus terhadap sloof dan Ring Balk yang serupa sloof tetapi dibangun di atas kolom-kolom yang perhitungan volumenya ditentukan dari jumlah kolom dikalikan tinggi kolom.

  6. Comments

    Leave a Reply

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Call Now

WhatsApp chat